Template by:
Free Blog Templates

Jumat, 11 Maret 2011

Tugas pak Dedy

Posted by Julianto 17.43, under | No comments

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa atas berkat dan anugerah-Nyalah maka Panduan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) pada SMA 3 Singkawang tahun 2010 dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan tujuannya yaitu untuk meningkatkan mutu pelayanan dan mutu akademik pendidikan di SMA 3 Singkawang yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan, Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses, Lamp. II tentang Perencanaan Proses Pembelajaran, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan.
Panduan PBKL ini diselesaikan berkat bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Untuk itu ucapan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada :
1. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat beserta jajarannya.
2. Dinas Pendidikan Kota Singkawang
3. Komite SMA 3 Singkawang
4. Tim Pengembang PBKL SMA 3 Singkawang
5. Tim SKM SMA 3 Singkawang
6. TIM PSB SMA 3 Singkawang
7. Seluruh dewan guru SMA 3 Singkawang
Panduan PBKL SMA 3 Singkawang ini belumlah sempurna, kiranya saran dan kritik dari semua pihak sangatlah kami harapkan untuk penyempurnaannya.
Singkawang, Juli 2010
Kepala SMA 3 Singkawang

Bachraini Subhani, S.Pd


Standar Kompetensi Kelulusan Mata Pelajaran Pariwisata Yang Terintegrasi dalam Mata Pelajaran Lain Program PBKL SMA 3 Singkawang

1. Pariwisata yang terintegrasi dalam Mata Pelajaran Geografi


1. Memahami hakikat objek, ruang lingkup,struktur dan pendekatan Geografi dalam memahami objek-objek Pariwisata


2. Menganalisa Konsep wilayah dan Pewilayahan dalam kaitannya dengan Potensi sumber alam Pariwisata


2. Pariwisata yang terintegrasi dalam Mata Pelajaran Bahasa Prancis


1. Mendengarkan


Memahami makna dalam wacana Lisan berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang Jenis jenis Pariwisata

2. Berbicara


Mengungkapakan makna secara Lisan dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang Pariwisata

3. Membaca


Memahami makna dalam wacana tertulis berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang Pariwisata

4. Menulis


Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang Pariwisata


3. Pariwisata Yang terintegrasi dalam Mata pelajaran IT


1. Memahami dasar dasar bahasa pemrograman untuk membuat Program program sederhana yang fungsinya untuk promosi Pariwisata


2. Memahami, merancang dan melakukan Konfigurasi dasar dasar jaringan sederhana untuk kepentingan Promosi Pariwisata


4. Pariwisata yang terintegrasi dalam Mata Pelajaran Ekonomi


1. Mendiskripsikan kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi dalam kaitannya dengan Pariwisata


2. Mendiskripsikan Kegiatan Ekonomi dalam kaitannya dengan Pariwisata


5. Seni Budaya


1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan non tradisional dalam kaitannya dengan Promosi Pariwisata


2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari tradisional dan non tradisional dalam kaitannya dengan promosi pariwisata


3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan tradisional dan non tradisional dalam kaitannya dengan Promosi Pariwisata


Panduan PBKL SMAN 3 Singkawang

1. Latar Belakang

Kota Singkawang Merupakan Kota yang Dikelilingi oleh lautan dan Pegunungan yang merupakan keindahan Alam yang alami. Modal dasar inilah yang menjadikan ide Pemerintah Kota Singkawang untuk menjadikan Kota Singkawang menjadi Kota Pariwisata sehingga terciptalah motto “Pasti Ke Singkawang”. Dalam Mengembangkan program Pariwisata kota singkawang memerlukan dukungan yang aktif dari segenap masyarakat yang ada di Kota Singkawang. Melihat situasi seperti ini SMA 3 Singkawang mempunyai pemikiran untuk menganalisis apa saja yang dapat dilakukan untuk membantu program Pemerintah kota Singkawang ini.
Namun karena SMA 3 Singkawang adalah Institusi yang bergerak dibidang pendidikan maka program untuk membantu Pemerintah Kota Singkawang haruslah melihat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah menetapkan visi pendidikan nasional dalam mewujudkan sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia agar berkembang menjadi manusia yang berkualitas, sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.
Melihat visi pendidikan nasional ini SMA Negeri 3 Kota Singkawang merasa tertantang untuk menjawab dan menjalankan visi pendidikan nasional yang telah dijabarkan dengan terperinci dan memiliki tujuan khusus yaitu mencerdaskan kehidupan anak bangsa yang nantinya akan menjadi tonggak berdirinya negara Indonesia yang maju dan berkualitas dimata dunia, namun tidak mengesampingkan untuk mendukung Program Pemerintah Kota Singkawang Maka SMA Negeri 3 Singkawang dengan visi “Terwujudnya Pendidikan yang berkualitas, Teladan dalam berprilaku, cinta ilmu pengetahuan dan Tekhnologi Informasi” mempunyai tujuan dan pengharapan yang besar agar hasil yang dicapai oleh siswa selama bersekplah di SMA 3 adalah :
1. Menjadi manusia yang berkualitas dan mental yang kuat untuk bersaing
2. Menjadi Manusia yang Santun dan berbudi pekerti yang baik untuk bekal hidupnya nanti kedepan
3. Mampu bersaing di bidang tekhnologi dalam penerapan ilmunya masing masing
4. Menjadi SDM yang tangguh dan dapat menjadi andalan kelak dikemudian hari
Dengan dasar dan pedoman Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, SMA Negeri 3 Kota Singkawang dalam penyelenggaraan pendidikan dan menyusun kurikulum mengacu pada Bab X pasal 36 ayat (3) yaitu menyatakan kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Indonesia dengan memperhatikan :
a) peningkatan iman dan takwa
b) peningkatan akhlak mulia
c) peningkatan potensi, kecerdasan dan minat peserta didik
d) keragaman potensi daerah dan lingkungan
e) tuntutan pembangunan daerah dan nasional
f) tuntutan dunia kerja
g) perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
h) agama
i) dinamika perkembangan global
j) persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
Dalam perkembangannya kurikulum yang ada SMA Negeri 3 Kota Singkawang untuk Tahun Pelajaran 2010 / 2011 telah terpilih sebagai salah satu sekolah penyelenggara program rintisan Sekolah Pusat Sumber Belajar (PSB) dan melihat dasar hukum yang diuraikan diatas, maka SMA Negeri 3 Kota Singkawang sebagai sekolah penyelenggara program Sekolah Pusat Sumber Belajar (PSB) mengoptimalisasikan mata pelajaran yang telah diselanggarakan di SMA Negeri 3 Kota Singkawang dengan mengintegrasikan dalam program keunggulan lokal. Untuk itu perlu adanya analisis yang kompleks dari segala sisi demi untuk mencapai tujuan-tujuan yang akan dilaksanakan dalm Program PBKL.

Keunggulan lokal yang dimaksud merupakan suatu proses dan realisasi peningkatan nilai dari suatu ciri khas kedaerahan dan potensi daerah, sehingga menjadi produk / jasa atau karya lain yang bernilai tinggi, bersifat unik dan memiliki keunggulan komparatif. Dimana SMA Negeri 3 Kota Singkawang dalam penyelenggaraan program pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagai bagian dari rintisan sekolah Model PSB mengacu dan melatar belakangi kegiatan berdasarkan :
1) Sumber Daya Alam (SDA)
2) Sumber daya Manusia (SDM)
3) Geografis
4) Budaya
5) Bakat, minat dan potensi peserta didik
6) Ketersediaan daya dukung dari satuan pendidikan (internal dan eksternal)
Setelah mendapatkan dan melihat hasil analisis Eksternal dan maka dapat disimpulkan bahwa SMA 3 Singkawang sangat cocok dan mampu melaksanakan program PBKL yang terintegrasi kedalam mata pelajaran yaitu Pariwisata.
Program Pariwisata dianggap berpotensi dalam kancah perekonomian daerah khususnya kota Singkawang yang memang telah dijadikan Ikon PAriwisata Di KALBAR. Sehingga peserta didik yang menimba ilmu di SMA Negeri 3 Kota Singkawang sebagai program Sekolah Model SKM, PBKL dan PSB harus dibekali ilmu tentang pengetahuan seputar Pariwisata pada umumnya maupun Pariwisata Kota Singkawang pada Khususnya.
Adapun program pilihan keunggulan Program PBKL berupa Pariwisata yang menjadi pilihan untuk penyelenggaraan program PBKL di SMA Negeri 3 Kota Singkawang, dan ini telah dibicarakan secara bersama-sama sehingga dapat disimpulkan bahwa perlunya integrasi kedalam mata pelajaran tertentu yang relevan. Karena ini semua tidak lepas dari pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang telah disusun sebelumnya dan menjadi acuan dasar penyelenggaraan proses pendidikan di SMA Negeri 3 Singkawang.
Mata pelajaran yang dianggap relevan berintegrasi dengan program keunggulan Pariwisata adalah :
1) Seni Budaya
Mata pelajaran ini dipilih karena didalam mata pelajaran ini Apresiasi dan Ekspresi Seni merupakan tujuan Pembelajaran, sehingga siswa diharapkan dapat mengapresiasi Seni tari, musik dan rupa yang ada dikota singkawang. Tidak hanya sebatas itu tetapi juga diharapkan dapat mengekspresikan diri kedalam Seni tersebut yang pada akhirnya dapat dipentaskan dalam pementasan agenda Seni Budaya Singkawang yang tujuannya adalah untuk menarik minat para turis datang ke Kota Singkawang.
2) Geografi
Secara geografis, kota Singkawang adalah kota yang dikelilingi oleh lautan dan pegunungan hijau yang merupakan keindahan alami. Dengan demikian Pariwisata sangatlah relevan untuk diintegrasikan kedalam mata pelajaran Geografi. Disini akan dijelaskan secara rinci tentang keadaan geografis kota Singkawang.
3) Bahasa Asing ( Prancis )
Bahasa asing merupakan modal untuk memperkenalkan kepada dunia tentang Pariwisata Kota Singkawang, ini bisa secara langsung maupun secara tidak langsung yaitu dalam bentuk tulisan di Koran ataupun di Web site yang dapat dibaca oleh orang seluruh dunia. Karena SMA 3 Singkawang mempunyai tenaga pengajar yang merupakan Sarjana Pendidikan Bahasa Prancis, maka mata pelajaran ini tentunya sangat sesuai jika didalamnya terintegrasi pelajaran Pariwisata.
4) Ekonomi
Secara ekonomi memang sudah sangat jelas bahwa pengelolaan Pariwisata haruslah mempunyai ilmu ekonomi demi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Maka Mata pelajaran Ekonomi merupakan salah satu mata pelajaran yang akan mengintegrasikan Pariwisata.

5) IT
IT merupakan mata pelajaran Mulok di SMA 3 Singkawang yang menerapkan ilmu komputer dalam kehidupan sehari-hari. Jadi diharapkan dengan menginterasikan mata pelajaran ini kedalam program Pariwisata, para peserta didik dapat mencari informasi pariwisata melalui internet, maupun berperan aktif menulis tentang Pariwisata Kota Singkawang di dunia maya.

B. Tujuan
Tujuan adanya analisis program PBKL pada Sekolah PSB di SMA Negeri 3 Singkawang adalah :
1. SMA 3 Singkawang dapat menentukan mata pelajaran apa yang akan dijadikan keunggulan Lokal dalam pelaksanaan PBKL
2. Memetakan mata pelajaran apa saja yang sesuai untuk ditumpangi dalam pembelajaran Keunggulan lokal yang dalam hal ini adalah Pariwisata.
3. Mendapatkan acuan yang jelas dalam mengembangkan mata pelajaran keunggulan lokal.
4. Mencari Alternatif-alternatif apa saja untuk mengembangkan Program Pariwisata
5. Menjadikan SMA 3 singkawang sekolah yang berbasis keunggulan Lokal yang sesuai dengan keadaan perkembangan Kota Singkawang.

C. Hasil Yang Diharapkan
Dengan analisis yang telah disusun dalam rangka persiapan penyelenggaraan program PBKL pada Sekolah PSB di SMA Negeri 3 Singkawang maka diharapkan :
“Terciptanya suatu Program yang mampu dilaksanakan oleh Sekolah dan mempunyai hasil yang nyata dalam membantu Program yang sedang digalakkan Di Kota Singkawang.” Dalam hal ini adalah Pariwisata.

D. Alokasi Waktu
Program Pendidikan Berbasis Keuanggulan Lokal (PBKL) pada Sekolah PSB SMA 3 Singkawang untuk Tahun Pelajaran 2010 / 2011 dilaksanakan dari bulan Juli 2010 sampai dengan Juni 2011. Sehingga diharapkan program dapat berjalan secara komprehensif dan berkelanjutan. Sedangkan analisis program yang akan digunakan dilaksanakan pada awal Juli 2010.

E. Tim PBKL
Untuk kelancaran Program Pendidikan Berbasis Keuanggulan Lokal (PBKL) pada Sekolah PSB SMA 3 Singkawang, pada saat analisis program disusun maka tim pengembang PBKL dibentuk dengan susunan sebagai berikut :
1. Kepala Sekolah : Bachraini Subhani, S.Pd
2. Penanggung Jawab Program : Dedy Ridansyah, S.Pd
3. Bendahara : Dra, Ginung Peniwati
4. Sekretaris : Leya Alihsetyarini, S.Si
5. Anggota : Sandra Samkara, S.Pd dan Suparno, S.Pd





PENUTUP


Dengan tersusunnya Panduan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL)ini diharapkan guru mempunyai kemampuan yang besar untuk memberdayakan diri dalam melaksanakan Program PBKL ini.

Panduan ini hendaknya bukanlah hanya sebagai pelengkap hiasan lemari kaca saja, tetapi haruslah dijadikan pedoman untuk melaksanakan pembelajaran berbasis Keunggulan Lokal.

Kami menyadari bahwa Panduan ini masih jauh dari sempurna, tetapi inilah yang mampu kami buat dan kerjakan agar guru-guru yang mengampu mata pelajaran PBKL yang telah diintegrasikan dalam beberapa mata pelajaran dapat melaksanakan dengan sebaik baiknya.

Sekian dan terima kasih.

Kamis, 17 Februari 2011

Pensi

Posted by Julianto 22.22, under | 1 comment

SMA Negeri 3 Singkawang adalah salah satu sekolah model PSB (Pusat Sumber Belajar) untuk perwakilan sekolah-sekolah yang ada di Kalimatran Barat ini.

Pensi atau pentas seni adalah salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh SMAN 3 Singkawang. Pensi diselenggarakan dalam rangka untuk mengekspresikan seni bagi para siswa di sekolah.
Pensi tahun 2011 ini memiliki tema tentang "Cita-cita".

Berikut gallery foto dari kegiatan Pensi kelas XII IPA 1 (IA1 Crew):




Selasa, 15 Februari 2011

Posted by Julianto 18.15, under | 1 comment

Potensi Diri

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Potensi diri adalah salah satu kelebihan dari diri kita. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan potensi diri kita agar menuju kearah yang lebih baik.
Di sini, saya akan menceritakan sedikit tentang potensi diri saya.
Salah satu potensi diri yang saya miliki yaitu rasa percaya diri untuk berbicara di depan umum (public speaking). Seperti yang kita ketahui bersama bahwa untuk berbicara di depan umum itu tidaklah mudah, apalagi mendadak tanpa persiapan. Banyak sekali orang yang akan malu, gugup, gemetaran dan sebagainya jika disuruh maju untuk berbicara di depan umum. Perlu kita ketahui, seseorang dilahirkan tidak langsung bisa melakukan semua hal, semua yang kita bisa ini adalah melalui proses latihan yang terus-menerus. Seperti halnya juga dengan public speaking, kita harus latihan terus tanpa kata capek dan malu.


Berikut saya sajikan beberapa tips buat anda yang kesulitan dalam public speaking:

1.Kita harus yakin bahwa orang lain bisa, mengapa saya tidak???

2.Latihan terus sampai bisa, minimal sehari satu jam di depan cermin.

3.Gerakkan anggota tubuh anda sewaktu berbicara, seperti tangan anda dan kaki anda, ini akan mengurangi rasa gemetaran pada tubuh anda

4.Anda jangan kaku di tempat, tetapi rilekskan diri anda, jika panggung memungkinkan untuk berjalan, maka anda boleh berjalan sedikit maju ke depan atau ke samping saat berbicara.

5.Yang terakhir dan juga yang terpenting adalah: jangan katakana pada diri anda bahwa “ saya tidak bisa”. Ini akan tersimpan dan diserap oleh alam bawah sadar kita sehingga kita akan memiliki persepsi bahwa saya tidak bisa.
Tetapi katakanlah bahwa saya bisa, saya pasti bisa!!!!!!!!!!!


Semoga tips-tips ini bermanfaat dan semoga anda benar-benar bisa menjadi seorang speaker yang professional.

Jika anda masih kesulitan atau ada yang ingin dipertanyakan tentang public speaking, dapat menghubungi saya lewat e-mail: dhammajull@yahoo.co.id

Selasa, 18 Januari 2011

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

Posted by Julianto 18.33, under | 1 comment

A. Pengertian Gelombang Elktromegnetik.

Gelombang adalah sebuah peristiwa paguan sebuah sumber yang bergerak dari suatu titik ketitik yang lain , di dalam sebuah medium atau zat perantara.

Gelonbang Elktromegnetik adalah gelonbamg yang tidak memerlukan medaium untuk merambal , yang berarti bawah gelonbang ini dapat merambat dalam ruang hampa.

Kecepatan gelombang elektromagnetik tergantung pada :
1. Sifat kelistrikan dari medium yang dilalui (Eo).
2. Sifat kemagnetan dari medium yang dilalui (µo ),ban tidak bergantung pada amplitude getarn medanya.
Secara matematis:

Eo = permitivitas ruang hampa =8.85. 10-12C2N-1m-2
µo = permeailitas ruang hampa =4π10-7WbA-1M-1.

Jika harga –harga kita masakn c≈ 3.108ms-1

Sifat-difat gelombang elektromagnetik = sifat-sifat cahaya, yaitu :

 dapat di pantulkan (refeksi ).
 dapat dibiaskan (refraksi)
 dapat dilenturkan (difraksi)
 dapat dipolarisasikan (diserap arah getaranya).
 Gelombang elektromagnetik termasuk gelombang tranversal.
 dapat dipadukan (interfereni).
 dapat merambat di ruang hampa (tidak memerlukan medium).


1. Teori MAXWELL.

Gelombang Elektromagnetik pertama kali di kemukakan oleh James Maxwell (1831-1879) sebagai suatu hipotesis.

a. Aturan Dasar kelistrikan
ada tiga aturan dasar kelistrikan yaitu :
1. hukum coulomb menyatakan di sekitar muatan listrik timbul medan listrik
E = K . q
r2
2. hukum BIOT SAVART menyatakan di sekitar penghantar kawat bererus listrik timbul medan maget .
B = µoi
2na
3. hukum taraday menyatakan perkubahan medan megnet akan menimbulkan medan listrik
E = dQ
dt


Berlaku persamaan untuk gelombang elektromagnetik yang dapat merambat dalam vakum.

C = f . c = kecepatan gelombang (ms-1)
f = c f = frekuensi geklombang (Hz)
= panjang peombang (m)






B. Pengelompokan dan Karakteristik Gelombang Elektromagnetik

1.Pengelompokan Gelombang elektromagretik

Gelombang elektromagretik berdasarkan urutan kenaikan frekuensi atau penurunan panjang gelombang adalah :

1. Gelombang radio
2. Gelombang mikro
3. Gelombang infra merah
4. Sinar tampak (cahaya)
5. Sinar ultraviolet
6. Sinar -X
7. Sinar gamma

1. Gelombang radio

Gelombang radio di temukan oleh Helnrich Rudolf Hertz. Gelombang radio terdiri dari dua jenis system modulasi yaitu FN (Frequency ) dan AM (Amplitudo Modulation).

Keunggulan dan kelemahan gelombang FN dan AM yailtu:

A. 1.Keunggulan FN dapat menghasilkan suara yang lebih jernih (bebas dari interensi listrik ).
2. kelemahan FN gelombang ini tidak dapat mencapai tempat-tempat yang jauh (sehingga supaya fekuensi terjangkau di tempat yang jauh harus dipasang stasiun penghubung (relay)).

B. 1. keunggulan AM dapat mencapai tempat yang jauh
2.kelemahan AM terdengar suara mendesah akibat
peristiwa-peristiwa kelistrikan di atmisfer yang
mengganggu amplitude gelombang .



2.Gelombang mikro

Gelombang mikro adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi ( suprehing frekuensi= SHF) yaitu di atas 3GHz=3.109Hz. Gelombang mikro brefungsi mencari dan menentukan jejak sebuah benda (mendetksi sasaran).

S=v.t v=c keterangan :


B = c. 1 . t
2


Jika indeks bias medium yang dilalui gelombang radar = n



B= 1 . c . t
2 n





3. Gelombang infra merah

Gelombang inframerah adalah sinar yang terpancar dari benda-benda panas. Inframerah dapat menyembuhkan penyakit encok dan cacar. Sinar inframerah dapat menembus kabut/ awan tebar, sehingga dapat untuk membuat foto jarak yuhu (untuk memotret benda-benda yang tak tampak karena adanya kabut).


4. Sinar tampak (cahaya)

Sinar tampak (cahaya) adalah sinar yang dapat membantu penglihatan kita cahaya yang berbeda frekuensi atau panjang glombang akan menimbulkan warna yang berbeda.

Spekrum warna cahaya berdasarkan urutan kenaikan panjang gelombang adalah :

Ungu (390 nm – 455 nm)
Biru (455 nm -492 nm)
Hijau (492 nm – 577 nm)
Kuning (577 nm – 597 nm)
Jingga (597 nm – 622 nm)
Merah (622 nm- 780nm )

5. Sinar ultraviolet

Sinar ultraviolet di hasikan oleh atom-atom dan molekor-molekor dalam loncatan listrik .

Sinar ultraviolet dapat di manfaatkan dalam hal industri terutama dalam proses sterelisasi. Sinar ultraviolet dapat menghitamkan plat film, dan mempunyai daya pembunuh kuman–kuman terutama menyembuhkan penyakit kulit.










6. Sinar –X (sinar Rontgen).

Sinar –X (sinar Rontgen ) di temukan oleh Wilhelm Conrad Rontgen . sinar –X dihailkan dengan cara menembakan electron pada tabung hampa suatu keping logam. Daya tembus yang di niliki oleh sinar –X yang kuat karena panjang gelombang nya sangat pendak (10-9m - 6*10-12m).

Sifat –sifat sinar –X :

1. rekuensi sangt tinggi, sehingga dapat menembus benda-benda padat tertentu.
2. tidak dapat dideteksi oleh indera.
3. tidak bermuatan.
4. dapat menghitamkan plat film.
5. dapat menyebakan logam meleps elektron.

Manfaat sinar –X :

1. dapat di gunakan memotret bagian dalam tubuh manuia.
2. dapat membunuh sel kenker.
3. dalam dunia industri untuk menentukan keretakan logam.
4. menganalisis strutur kristal.

7. Sinar gamma
Sinar gamma di hasilkan oleh inti atom yang tidak stabil (radioaktif) maupun sinar kosmis. keberadaan sinar gamma dapat di detksi dengan di tektur Geigermuller. Daya tembusnya sangat besar, sehingga dapat menembus pelat timbal atau besi.

Manfaat sinar gamma:

1. membunuh sel kanker
2. mensterilkan peralatan rumah sakit.
3. memeriksa cacat-cacat padat logam.

Rabu, 05 Januari 2011

Kisah Dua Pedagang Permen

Posted by Julianto 17.06, under | No comments

Konon,
di suatu jalan di depan sekolahan terdapat dua toko permen. Keduanya
menjual jenis-jenis permen yang persis sama. Tetapi toko yang satu
selalu pernuh dengan anak-anak yang berebutan membeli permen. Toko
lainnya hampir tidak ada pembelinya. Para calon salesmen atau SPG
disuruh mengamati mengalami sampai terjadi gejala aneh seperti itu.

Sebagai hasil pengamatan ternyata pemilik toko yang ramai itu sangat
pintar aritmatika dalam hal tambah menambah. Sedangkan pemilik toko
yang lainnya juga sangat pintar aritmatika tetapi dalam hal kurang
mengurang.

Pemilik toko permen yang ramai itu selalu mulai menimbang
dalam dengan jumputan kecil. Kemudian ia terus menambahkan permennya
sehingga dacingnya seimbang. Setelah seimbangpun ia masih menambahkan
pula satu dua permen sehingga dacingnya berat ke sebelah permen
daripada ke sebelah batu timbangan.

Sebaliknya pemilik toko yang lain selalu mulai dengan sejumputan besar
permen. Kemudian ia mengurangi permen itu sedikit demi sedikit sampai
akhirnya dacingnya seimbang.

Selain daripada itu penjual permen yang murah hati itu juga murah
senyum, senang bercanda, sehingga langsung disukai anak-anak. Lawannya
seorang yang kikir senyum, bermata curiga dan bermulut kerang.

Ternyata pemilik toko yang satu memahami benar psikologi
anak kecil. Anak-anak itu gembira setiap kali menyaksikan permennya
ditambah dan ditambah. Bahkan sudah setimbangpun masih diberi
kelebihan pula. Sedangkan lawannya kurang memahami psikologi anak
kecil. Mereka melihat permen pada awalnya begitu banyak. Tetapi setiap
kali dikurangi hati mereka menjadi ciut dan semakin ciut. Walaupun
akhirnya dacingnya setimbang tetapi kesan setiap kali permennya
dikurangi itu terus membekas di hati anak-anak. Sama sekali tidak ada
kegembiraan berbelanja di sana. Sebaliknya di toko yang lain itu
selain sudah seimbang masih diberi tambahan bonus lagi beberapa butir
permen.

Bagi saya filosofi pedagang permen yang laris itu bukan
sekedar masalah memahami psikologi anak saja. Ia mengajarkan kepada
saya bahwa nilai kemurahan hati lebih baik dan sekaligus lebih
menguntungkan dibandingkan dengan nilai keadilan yang normatif.
Kapanpun dan di manapun orang lebih menyukai dan menghargai kemurahan
hati dibandingkan dengan keadilan.
Hal ini juga berlaku dalam manajemen. Perusahaan yang murah
hati dalam 'social benefits' ternyata lebih dicintai oleh para
karyawannya. Mereka mengalami turn over karyawan yang lebih rendah
dibandingkan perusahaan yang membayar pas menurut syarat-syarat UMR.

Bahkan seandainya upah nominal resmi mungkin lebih kecil sedikit
dengan perusahaan-perusaha an lainnya mereka memilih untuk tidak pindah
kerja. Ada kelompok perusahaan besar yang memberikan tunjangan
kendaraan kepada para karyawannya selepas mereka bekerja sekian
(misalnya tiga) tahun. Entah itu berupa mobil, sepeda motor atau
sekalipun hanya sekedar sebuah sepeda bagi para karyawannya (tukang
sapu, janitor, OB dsb) tetapi ada suatu kepastian. Kepastian ini yang
sangat dihargai oleh para karyawannya. Kemudian setelah mereka bekerja
sekian (misalnya lima atau enam) tahun pasti diberikan tunjangan
perumahan. Sekalipun itu merupakan kredit KPR atau RSS atau hanya
dalam bentuk kaveling tanah 15 M2 sekalipun. Yang menarik karyawan
adalah kepastian mendapat tunjangan fisik perumahan itu sendiri.

Demikian pula tentunya dengan kepastian fisik lainnya seperti saham
kosong, kepemimpinan pada anak perusahaan, dana pensiun, dana ziarah
dsb.

Kisah sederhana dua pedagang permen itu juga memberikan
inspirasi tentang perang gerilya dalam pemasaran produk. Dalam kasus
seperti yang pernah saya alami di mana kami harus bersaing dengan
produk impor juga demikian. Kita mengalami "absolut disadvantages"
atau bahasa sederhananya situasi kalah total. Situasi mentimun lawan
durian di pasar. Sama seperti gerilyawan melawan pasukan konvensional,
jadi harus pintar-pintar mencari akal bulus dan harus menang cerdik.

Dalam hal ini analogi dengan pedagang permen tadi diibaratkan posisi
kuat pesaing itu sebagai batu timbangan. Sedangkan kemampuan
kreativitas sendiri sebagai jumputan permen. Kemenangan hanya
ditentukan oleh butir permen terakhir yang membuat sisi permen lebih
berat dibandingkan dengan sisi batu timbangan. Karena perusahaan
kecil tidak mampu memberikan service 'serba wah' (batu besar) kepada
para pelanggan maka strateginya harus memperbanyak batu kerikil (atau
permen) sehingga piring dacingnya /njomplang.

Dalam "corporate social responsibility" kemenangan
ditentukan oleh service kecil terakhir yang diberikan kepada para
pelanggan. Entah cuma berupa perbaikan atap sekolah SD di dekat
pabrik, memperbaiki jembatan, mengaspal jalan, menambah lampu jalan,
mensupply air bersih gratis kepada surau terdekat, dsb.

Intinya sebenarnya sederhana saja. Berikan kepada konsumen
service berupa apa yang mereka dambakan dan bukannya apapun yang kita
ingin berikan kepada mereka. Dalam pergaulan sosial juga demikian.

Madu yang kita tawarkan bila tidak diinginkan akan dianggap tidak
berbeda dengan racun. Sebaliknya bila yang diinginkan hanya sekedar tempe bacem dan sayur asem, maka steak yang kita tawarkan dengan
gratis juga akan kurang diapresiasi.